03
Jun
2020

Batik Motif Parang, Kawung, dan Truntum

Keanekaragaman jenis dan motif batik solo selalu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Selain itu, dibalik motif itu memiliki makna yang berbeda dan tergolong unik. Apa saja motif batik solo?

1.Batik Motif Parang

Batik solo motif batik parang dikenal sebagai motif paling tua di Indonesia dan motif parang Motif dari batik Solo yang satu ini sering kali digunakan dalam berbagai acara. Asal – usul dari ata parang yaitu terdapat kata Pereng yang artinya lereng. Pada motif Parang ini memberi gambaran garis menurun dari posisi tinggi ke rendah secara diagonal. Kemudian anda akan begitu mudahnya untuk menentukan motif parang yang biasanya cenderung melambangkan susunan motif S yang tidak terputus. Sebuah arti dari motif parang adalah ibarat sebuah nasihat kepada seseorang untuk tidak menyerah, memiliki tekad keras seperti batu karang yang terhempas ombak dan memperlihatkan semangat yang tak pernah padam.

  1. Batik Motif Kawung

Nampaknya Anda telah familiar dengan salah satu motif yang bernama Kawung. BegituĀ  banyaknya motif Kawung tersebar di masyarakat dengan ciri – ciri seperti buah kelapa atau berupa kolang-kaling. Pola dari motif Kawung ini biasanya disusun dalam wujud yang simetris serta geometris dengan kombinasi pola lingkaran. Bunga teratai dengan tambahan empat daun bunga merekah menjadi identitas dari motif Kawung. Makna dari salah satu motif batik Solo ini begitu bagus yaitu menggambarkan seseorang akan memiliki umur panjang serta kesucian ketika memakainya.

  1. Batik Motif Truntum

Motif batik solo lainnya kita sebut Truntum yang juga biasa digunakan dalam proses pernikahan. Akan tetapi dari semua jenis motif Truntum ini cenderungg dipakai pada orang tua pengantin. Makna dari kata Truntum itu sendiri bagaikan seorang penuntun yang akan membimbing serta menjadi contoh yang baik bagi anak dalam menjalankan kehidupan yang baru. Pada zaman dahulu kala, motif Truntum awalnya dibuat oleh Kanjeng Ratu Kencana atau nama lain Permaisuri Sunan Paku Buwana III (PSPB III) yang sampai sekarang masih diartikan sebagai simbol cinta dan ketulusan.

Beli Baju Batik dan kain batik berkualitas dengan harga terjangkau di https://batik-s128.com/

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *